Archive | PKSM (Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat) RSS feed for this section

Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sari Makmur Desa Semedo Pekuncen Banyumas

18 Sep

Semedo, 17 September 2016

lmdh-wana-sari-makmur-desa-semedo-pekuncen-banyumas-1

lmdh-wana-sari-makmur-desa-semedo-pekuncen-banyumas-2

lmdh-wana-sari-makmur-desa-semedo-pekuncen-banyumas-5

Belum banyak berarti saya Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) bersama LMDH Wana Sari Makmur Desa Semedo, KRPH Samudra, BKPH Lumbir KPH Banyumas Barat.

Satu jam lebih diiringi gerimis berangkat jam 18.30 WIB dari rumah menuju desa Semedoyang perlu perjuangan karena jalan menuju Semedo yang menanjak dan berkelok kelok cukup berat bahkan sampai saya harus turun dari motor karena kondisi jalan dan motor. Tetapi Alhamdulillah sampai di tempat tujuan di rumah Pak Karyono (Ketua RW).
Setelah sampai dilokasi saudara tani dari LMDH Wana Sari Makmur sudah berkumpul bersama pengurus LMDH, Pemerintah Desa, Mandor Pendamping dan tokoh masyarakat.
Desa Semedo berbatasan dengan :
Desa Petahunan di sebelah Barat,
Desa Cikawung di sebelah Timur,
Desa Cibangkong di sebelah Selatan, dan
Desa Karang Kemiri di sebelah Utara.
Semedo dibagi menjadi dua Kadus yaitu
Kadus Timur dan Barat.
Kadus Timur : grumbul Planjan, Gunung Cau dan, Karang Mangu dan
Kadus Barat : grumbul Karang Pucung, Kali Manggis, Sawangan, dan Pangawaren.

Pembukaan yang disampaikan oleh Ketua LMDH Wana Sari Makmur desa Semedo Sdr.Kusmono, menyampaikan dengan berorganisasi yang baik diharapkan kelak akan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, pengalaman dan menambah wawasan yang diharapkan akan mensejahterakan masyarakat. Disamping hal tersebut tercapainya sumber daya alam lebih baik dengan pemanfaatan lahan bawah tegakan dan pengayaan jenis tanaman tertentu.

lmdh-wana-sari-makmur-desa-semedo-pekuncen-banyumas-3
Pemerintah desa yang diwakili oleh Bapak Hadi ( PKM ) menyampaikan beberapa informasi perihal kependudukan dan pembangunan.
Perhutani yang disampaikan Mandor Pendamping Bapak Sarkim, seputar penyadap dan tata cara menyadap getah damar yang baik.
Bapak Karyono ( Ketua RW ) agar pertemuan rutin terus dilakukan karena manfaatnya cukup banyak seperti adanya informasi dari pemerintah desa lebih cepat dan kegiatan lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama LMDH Wana Sari Makmur.

lmdh-wana-sari-makmur-desa-semedo-pekuncen-banyumas-4

Saya sebagai Penyuluh Kehutanan Swadya Masyarakat (PKSM) mencoba menyampaikan  seputar kelembagaan dan beberpa informasi pengelolaan sumber daya hutan dengan mentaati aturan yang berlaku disamping kita sebagai bagian yang berkewajiban menjaga kelestarian alam agar generasi kita dapat menikmatinya kelak. Pemanfaatan lahan yang ada disesuaikan dengan kondisi dan aturan yang berlaku serta jalinan kemitraan yang harus dibangun agar hasil produksi petani menjadi salah satu sumber kemakmuran bersama.

lmdh-wana-sari-makmur-desa-semedo-pekuncen-banyumas-6

Semoga apa yang telah dilakukan bersama dengan segala keterbatasan saya mohon maaf sebesar-besarnya. Kemampuan saya sebagai bagian dari masyarakat tentunya harus terus belajar agar kelak bersama dalam kebaikan kita.
Terima kasih kepada Pemerintah Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Banyumas
Terima kasih kepada Perthutani KPH Banyumas Barat
Terima kasih kepada LMDH Wana Sari Makmur
Atas ijin dan sambutan kehadiran saya sebagai Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan di wilayah KPH Banyumas Barat

6 Jan

Lumbir, 06 Januari 2016

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan di wilayah KPH Banyumas Barat

Perhutani KPH Banyumas Barat

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (7)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (3)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (1)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (2)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (4)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (8)

Kegiatan Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan di wilayah KPH Banyumas Barat di Balai Desa Lumbir Kecamatan Lumbir ( LMDH Wana Bakti ) Desa Lumbir dan diikuti oleh LMDH se KPH Banyumas Barat. Acara seperti ini sangat penting dilakukan agar peran masyarakat khususnya masyarakat desa hutan bersama Lembaga Masyarkat Desa Hutan (LMDH) untuk lebih memahami fungsi dan manfaat kawasan perlindungan.

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (6)Daftar Undangan LMDH KPH Bms Barat

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (9)

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat (5)

Pembangunan bidang perlindungan hutan dan konservasi alam dilakukan dalam upaya mencapai tujuan:
1) terwujudnya fungsi kawasan hutan secara optimal,
2) terkendalinya populasi tumbuhan alam dan satwa liar, serta
3) terlaksananya pemanfaatan jasa lingkungan, baik keanekaragaman hayati maupun jasa wisata alam, secara optimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut secara bersama untuk mewujudkan agar keseimbangan alam tidak terlalu parah/rusak dan sebagai kewajiban bersama untuk terus berkesinambungan. Jejaring kerja dan mitra bergandengan dalam upaya mewujudkan ekosistem terjaga pada kawasan perlindungan.

Saya pada kesempatan ini sebagai Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) ikut bergabung sedikit berbagi sebagai bagian dari masyarakat. Peran serta yang saya lakukan disamping sebagai bagian dari masyarakat yang bersama untuk mencapai target kegiatan ini juga terkait PKSM yang pro aktif bersama belajar diantara masyarkat khususnya masyarakat desa hutan.

Terima kasih kepada pihak KPH Banyumas Barat khususnya Bapak Sutrisno (Kaur Lingkungan) yang telah memberikan kesempatan untuk hadir dan member sedikit berbagi pengalaman. Pada kesempatan ini yang kami sampaikan “HUTAN KEHIDUPAN”.

Sosialisasi Eksternal dan Internal Pengelolaan Kawasan Perlindungan KPH Banyumas Barat HUTAN KEHIDUPAN

Upaya kami dalam mendukung tercapainya fungsi hutan sebagai kehidupan, kami sehari sebelum kegiatan ini membantu bibit pohon pucung untuk LMDH di KPH Banyumas Barat.

Penyerahan Bibit Pucung

 

Masyarakat Mukti Hutan Lestari

25 Nov

Banyumas, 24 Nopember 2015

Masyarakat Sejahtera Hutan Lestari

menanam pinus bareng KPH Perhutani Banyumas Timur

Perjalanan yang terkadang merasa lelah tetapi kaya hikmah cukup sulit untuk dijalankan dalam kehidupan ini. Rasa lelah dan cape belum lagi diikuti berbagai problem kehidupan yang secara nyata menjadi bumbu dalam hidup baik dalam rumah tangga ataupun dalam bermasyarakat. Ketika kebijakan yang ada belum dapat diterima oleh sebagian masyarakat atau bahkan kurang pas diterapkan tentunya akan mendapatkan perlawanan atau ketidaksetujuan sekalipun hanya bersifat ucapan (karena kurang informasi).

KKPH Banyumas Timur Bapak Wawan dalam tulisannya di akun FBnya tgl.24 November 2015 ”

Trm ksh MasKusno Kus yg bersedia meluangkan waktu menanam bersama kawan2 Perhutani dan masyarakat sekitar hutan ptk 69b RPH Pengadegan BKPH Jatilawang. Bahkan menyempatkan memberikan penyuluhan ke masyarakat akan arti pentingnya kelestarian hutan“. Dan semoga menjadi kebaikan kita semua. Aamiin.

penyuluh swasta dan penyuluh swadaya

pemanfaatan lahan sebelum tanaman pinus besar

Informasi dan pemahaman harus terus dilakukan agar apa yang menjadi kebijakan cepat dipahami atau koreksi apabila kurang tepat pada penerapan di masyarakat. Sumber daya manusia yang sudah cukup banyak terdidik dan terlatih trampil dalam dunia pendidikan sangat banyak di bangsa kita tercinta ini. Ketika ilmu yang telah diperoleh dan mereka berlomba lomba membagikan kepada semua lapisan masyarakat dalam upaya pencapaian kesejahteraan kemakmuran negeri ini pasti cepat tercapai.

Pemanfaatan lahan yang digunakan untuk menanam tanaman pinus di lahan Perhutani bersama masyarakat sekitar hutan petak 69b RPH Pengadegan BKPH Jatilawang KPH Banyumas Timur dan petak Integrated Farming system kerjasama PHT, Pemprov Jateng dan UGM dilaksanakan di ptk 64a RPH Pengadegan, BKPH Jatilawang dg luasan 44 Ha untuk menanam padi inpago 5. Jenis padi ini masa panen yang lalu telah menghasilkan padi 5,4 ton / ha yang juga dilakukan di lahan perhutani dan panen dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah. Hasil panen ini sepenuhnya untuk petani yang menggarap dan bukti untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat desa hutan. “MASYARAKAT SEJAHTERA HUTAN LESTARI”. Hal inilah yang sebenarnya menjadikan lingkungan akan lestari dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat dulu yang demikian secara efek positif hutan terjaga kelestariannya.

menanam pinus dan salam sbg tanaman sela

Semoga langkah Integrated Farming system ini disamping mensejahterakan masyarakat juga mensukseskan program swasembada PAJALE (PAdi JAgung kedeLE)
Saya sebagai penyuluh swadaya hanya bisa sedikit berbuat untuk bersama masyarakat membangun sikap kembali kepada kearifan local, memberikan sedikit informasi tentang apa yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya petani, bersama belajar, bersama berbagi, bersama turut sumbangsih kepada bumi pertiwi tercinta ini yang kelak akan dapat dinikmatinya alam indah, asri, nyaman, damai oleh generasi penerus kita.

pemanfaatan lahan dengan padi gogo dan jagung sebelum tanaman pinus besar

pemanfaatan lahan dengan padi gogo dan pisang sebelum tanaman pinus besar

pemanfaatan lahan dengan padi gogo sebelum tanaman pinus besar

Tulisan ini sebagai dokumen kegiatan kami sebagai bimbingan hati dalam perjalanan hidup bersama masyarakat, dan semoga bermanfaat. Segala kekurangan yang kami sampaikan merupakan bagian kelebihan pembaca. Saran dan bimbingan senantiasa selalu kami harapkan.

Temu Teknis Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Tahun 2014

31 Okt

Temu Teknis Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Tahun 2014

Temu Teknis PKSM Se Indonesia 2014  (5)

Dalam rangka meningkatkan kapasitas Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) dalam melaksanakan penyuluhan kehutanan, guna meningkatkan perannya dalam mendukung penyelenggaraan penyuluhan kehutanan yang efektif dan efisien. Kegiatan yang diikuti oleh PKSM dari seluruh Indonesia sebanyak 50 orang (perwakilan dari setiap propinsi).

Temu teknis Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Tahun 2014 dengan tujuan :

  1. Meningkatkan peran PKSM dalam penyelenggaraan penyuluhan kehutanan.
  2. Memantapkan kelembagaan PKSM.
  3. Meningkatkan kinerja penyelenggaraan penyuluhan kehutanan dalam mensukseskan pembangunan kehutanan.

Materi yang disampaikan :

  • Kebijakan Penyuluhan Kehutanan.
  • Pemantapan Kelembagaan PKSM.
  • Fasilitasi pembiayaan pembagunan kehutanan.
  • Pendampingan kegiatan HKm, HD, HTR kemitraan, HR dan HHBK.
  • Pengembangan usaha bidang kehutanan melalui Jati Unggul Nasional (JUN).
  • Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.42/Menhut-II/2012 tentang Penyuluhan Kehutanan Swasta dan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM).
  • Permenhut P.57/Menhut-II/2013 tentang Pedoman Pembinaan Kelompok Tani Hutan.
  • Fasilitasi Permodalan UKM.
  • Teknik Fasilitasi dan Penyusunan Proposal.
  •  Sharing Pengalaman (HKm, HTR, HR dan HHBK, HD).
  • Kunjungan kegitan pendampingan KTH.

Metode pelaksanaan :
Ceramah, diskusi, sharing pengalaman dan kunjungan lapangan.

Fasilitator :

  1. Kepala Pusat Penyuluhaan Kehutanan.
  2. Kepala Pusat Pembiyaan Pembangunan Kehutanan.
  3. Direktur Bina Kehutanan Sosial.
  4. KPWN
  5. Kepala Bidang Bina Pemberdayaan Masyarakat.
  6. Kepala Bidang Ketenagaan Penyuluhan Kehutanan.
  7. Ketua HPHA
  8. BRI
  9. PKA Pusat Penyuluhan Kehutanan
  10. PKA Cianjur
  11. PKSM Cianjur
  12. PKSM Bogor

 

Temu Teknis PKSM Se Indonesia 2014  (1)

Melalui kegiatan seperti ini diharapkan peran PKSM di seluruh tanah air ini mampu dan mau terus bergerak dalam bidang penyuluhan kehutanan. Peran serta semua pihak Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat dalam meningkatkan kelestarian hutan berkelanjutan sebagai bagian dari kebutuhan kita semua.

Kepada teman-teman PKSM di seluruh tanah air…kiranya semakin ikhlas dan menyenangi kegiatan penyuluhan kehutanan secara mandiri. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa akan selalu memberikan petunjuk buat kita semua, serta melapangkan segala urusan dengan mudah.

Falsafah Kegiatan Saya :

Mendasari sebagai bagian dari masyarakat, saya mempunyai acuan untuk sedikit berbuat dalam kemandirian :

MasKusno-Banyumas

Temu Teknis PKSM Se Indonesia 2014  (6)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Penyuluh Kehutanan SWADAYA Masyarakat dan Penyuluh Kehutanan SWASTA

27 Jun

Purwokerto, 26 Juni 2014

Kondisi Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM)Kusno-Banyumas dan Penyuluh Kehutanan Swasta (PKS) Sdr.Kuswoyo ada harapan untuk saling mengisi bersama.
Ini diungkap pada pertemuan di Purwokerto semalem selama dua jam sejak jam 18.00-20.30 wib. bersama PUSLUH DEPHUT (Pak Victor Winarto dan Pak Hendrik)

Penyuluh Kehutanan-PUSLUH Dephut RI

Saya sebagai PKSM tidak akan berarti ketika apa yang dilakukan tidak diterima oleh masyarakat dan dorongan dari instansi terkait. Kesulitan untuk memberikan materi dengan cara lama untuk kondisi sekarang tidaklah mudah.
Dukungan untuk memberikan sarana penunjang mutlak diperlukan. Hal ini terungkap pada komunikasi bersama Penyuluh Kehutanan Swasta(Kuswoyo) bersama PUSLUH (Pak Hendrik dan Pak Victor).

Undang-Undang No.16 Tahun 2006, Psl.32 ayat 2 yang berbunyi ”Sumber pembiayaan untuk penyuluhan disediakan melalui APBN, APBD baik propinsi maupun kabupaten/kota, baik secara sektroral maupun lintas sektoral, maupun sumber-sumber lain yang sah dan tidak mengikat. Dan ayat (5) yang berbunyi ”Dalam hal penyuluhan yang diselenggarakan oleh penyuluh swasta dan penyuluh swadaya pembiayaannya dapat dibantu oleh pemerintah dan pemerintah daerah”

Semoga hal tersebut diatas hanylah obrolan yang tak berarti dari penyuluh swadaya yang berusaha untuk menjiwai dan melakukan penyuluhan sebagai kewajiban moral untuk diri sendiri, keluarga, saudara kita dan alam sebagai tugas utama.
Bersama PUSLUH Dephut RI

Kunjungan Dishutbun Kab.Wonogori

17 Feb

Minggu-Senin, 16-17 Februari 2014
Suatu kehormatan bagi kami pada hari Minggu 16-17 Februari 2014 mendapat kunjungan dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Wonogiri. Adapun yang hadir adalah sbb:
1. Bapak Jasmanto
2. Bapak Suposo
3. Bapak Agus Purwadi
4. Bapak Sugiyanto
5. Bapak Ig.Hendriyadrdi S.
6. Bapak Supriwanto
dishutbun wonogiri-maskusno bms
Kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka pra studi banding kegiatan yang kami lakukan selama ini dalam penyuluhan secara swadaya. Tamu tiba di rumah kami jam 20.00 WIB dan langsung berbicara santai seputar kegiatan kami hingga jam 03.00 pagi hari Senin, 17 Februari 2014.
dopokan Dishutbun Wonogiri-maskusno PKSM Bms
Ditemani kopi dan mendoan..kami merasakan betapa nikmatnya kebersamaan dengan temen-temen dari Kabupaten Wonogiri yang muncul terasa kekeluargaannya. Temen-temen bersedia tidur dalam karpet yang mungkin mereka tak pernah seperti ini. Dengan keadaan kami yang tidak mencukupi kamar, mereka sangat menerima dan tetap merasakan betapa penuh kekeluargaan serta obrolan yang cukup banyak yang bermakna dalam pembangunan kehutanan.
tukar kawruh dishutbun wonogiri
Melalui silaturahmi ini diharapkan akan bermanfaat buat kami dalam meningkatkan jalinan persaudaraan dengan temen-temen dari Kabupaten Wonogiri serta peningkatan peran masyarakat dalam pemanfaatan lahan seoptimal mungkin sesuai dengan karakater dan potensi daerah masing-masing dalam bidang kehutanan.

Tim Nas Lomba KMDM SDN 1 Keniten

11 Jul

SDN 1 Keniten KMDM Nas 5
Tanggal 28 Juni 2013 SDN 1 Keniten masuk pada penilaian Lomba PKA Wana Lestari Tingkat Nasional. Dengan semangat melakukan kegiatan yang terkaitan dengan Kecil Menanam Dewasa Memanen/Menuai (KMDM) baik siswa ataupun dewan Guru, serta para pendamping juga dukungan dari orangtua siswa, pemeritah desa Keniten, Camat Kedungbanteng, Unit Pendidikan Kecamatan, Bappeluh Kab Banyumas, serta Instansi terkait.
KMDM 11
Kegiatan persemaian, penanaman, sosialisasi, proses menyambung bibit tanaman, penanganan limbah sampah di sekolah, pembuatan biopori, perikanan, pemanfaatan limbah plastik untuk kerajinan serta pembuatan pupuk organik menjadi hal yang dilakukan bahkan siswa sangat aktif dan cukup trampil.
Kegiatan ini menghasilkan SDN 1 Keniten menjadi Wakil Propinsi Jawa Tengan pada Lomba PKA Wana Lestari Kategori KMDM 2013.
KMDM 7
Sambutan Camat Kedungbanteng Bpk.Drs.Purjito selaku tuan rumah.
SDN 1 Keniten KMDM Nas 7
Sambutan Bupati Banyumas yag dwakilkan Asisten Bid Pembangunan.
SDN 1 Keniten KMDM Nas 6
Sambutan Tim Penilai Lomba PKA Bidang KMDM Tingkat Nasional
SDN 1 Keniten KMDM Nas 12
Penyampaian Paparan Kegitan KMDM oleh Kepala SDN 1 Keniten Ibu Hanani
Dalam kegiatan penilaian tingkat nasional ini, para penilai disuguhkan kesenian kentongan oleh siswa siswi SDN 1 Keniten
KMDM 3
Saya sebagai salah satu pendamping dalam hal ini sebagai Penyuluh Kehutanan Swadaya sedikit memberikan kemampuan, karena peran PKSM dalam KMDM harus melibatkan dalam kegiatan pelaksanaan KMDM ini.
KMDM 10
Dokumen Foto Kegiatan Penilaian Lomba KMDM SDN 1 Keniten Tingkat Nasional

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


S Merdeka 14-1-2013<a RADAR 14-1-2013
HarianBms

Hutan Lindung Diluar Kawasan

16 Jan

balai desa kemawi
Pembinaan Kelompok Tani SEKAR MURNI
Sosialisasi Penanganan Kawasan Hutan Lindung Diluar Kawasan Hutan
Desa Kemawai Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas. Pembinaan yang diselenggarakan oleh BLH Propinsi Jawa Tengah pada hari Rabu, 16 Januari 2013.

Program kegiatan yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Propinsi Jawa Tengah ini merupakan rangkaian kegiatan untuk meningkatkan pembanguan penanganan kawasan lahan kritis. Desa Kemawi Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas yang mendapat alokasi karena dalam pengajuan proposal dan setelah diverifikasi kebenaran pengajuan ternyata disetujui dan ditindaklanjuti.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Balai Desa Kemawi ini yang dihadiri :
1.Badan Lingkungan Hidup Propinsi Jawa Tengah
2.Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas
3.Camat Kecamatan Somagede (diwakilkan Sekcam)
4.Kepala Desa Kemawai
5.Kelompok Tani Sekar Murni dan anggotanya

Sambutan Sekcam Kecamatan Somagede
sekcam
Menyampaikan ucapan terima kasih atas progam yang diselenggarakan di desa Kemawi yang diharapkan dapat meningkatkan mutu sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai penerima program diharapkan masyarakat khususnya kelompok tani Sekar Murni dapat melaksanakan dengan baik sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Sambutan Bapak Prasojo (BLH Propinsi Jawa Tengah)
pak prasojo
Program penangan perbaikan lingkungan hutan lindung diluar kawasan hutan diharapkan dapat memberikan manfaat untuk mengurangi lahan kritis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bentuk bantuan program ini adalah bibit tanaman, sipil teknis, dan insentif berupa ternak kambing.

Narasumber 1
pak wisnu
Sambutan Bapak Wisnu Jatmiko (BLH Kabupaten Banyumas)
Lingkungan yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap umat yang harus kita jaga jangan sampai rusak. Adapun lingkungan yang baik adalah lingkungan yang tidak tercemar/terkontaminasi, alam hijau royo-royo, masyarakat tidak buang air di sungai, bangunan tertata dan masih banyak lagi yang perlu diperhatikan untuk menjaga alam ini. Perencanaan pembangunan sangat penting agar nantinya keseimbangan alam ini tetap terjaga dan lebih baik.

Narasumber 2
kusno
Kusno (Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat/Kader Konservasi Alam)
Mengambil topik utama MALU TIDAK MENANAM TANAMAN, dimana sosialisasi hutan lindung diluar kawasan hutan sebagai program yang sangat baik apabila dukungan masyarakat dan pemerintah desa turut memberikan kebijakan. Hal ini akan berdampak luas pada lahan kritis yang sangat memerlukan penghijauan guna memenuhi kebutuhan seperti air, menjaga keseburuan lahan, mengurangi erosi, mencegah bahaya longsor dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan ini diberikan kepada anggota yang telah menanam tanaman paling banyak berupa lencana BANYAK POHON BANYAK REJEKI. Bentuk ini sebagai motivasi bagi masyarakat sekaligus sebagai bentuk dukungan moral bagi mereka yang telah melakukan kebaikan untuk mereka. Karena menanam merupakan kebutuhan kita dalam kehidupan ini. Banyak sekali manfaat dari tanaman seperti oksigen, air, hijau pakan ternak, buah, kayu, kebutuhan satwa, dan pencegah erosi atau longsor.
lencana
Motivasi lain kami memberikan biji trembesi sekitar 2(dua) kg sebagai bentuk nyata dalam pergerakan menanam dan dukungan kepada alam, bahwa alam ini adalah tanggung jawab kita untuk tetap lestari. Menanam tidak terbatas pada usia dan jabatan, menanam adalah amanah untuk menjaga keseimbangan alam ini.
trembesi
Untuk memperjelas kawasan hutan lindung yang menjadi lokasi kegiatan harus ditetapkan secara musyawarah dan tetap sasaran pada lahan kritis yang ada di desa Kemawi.
Lifltet Kemawi
Pada kesempatan ini Penyuluh Kehutanan Kecamatan Somagede Bapak Datim mengutarakan teknis persemaian dan alokasi jenis tanaman yang sesuai dengan lahan yang ada di desa Kemawi serta lokasi kegiatan penanaman di kawasan lahan kritis. Hal ini agar tidak timbul salah pemilihan jenis tanaman dan tempat lokasi penanaman.
PKL Datim
Setelah melakukan musyawarah jenis bibit yang dibutuhkan oleh kelompok tani Sekar Murni disepakati :
BIBIT TANAMAN :
1. Bibit Pala 50%
2. Bibit Durian 25%
3. Bibit Pete 15%
4. Bibit Karet 10%
BENTUK BANGUNAN SIPIL TEKNIS
Sumur resapan yang akan dibuat di tempat umum seperti sekolah, masjid, atau balai pertemuan.
Insentif
TERNAK KAMBING 20 Ekor
peserta

Pelatihan Penyuluh Swadaya

13 Okt

Kiprah penyuluh swadaya sangat dibutuhkan pada kegiatan peningkatan mutu sumber daya alam dan mutu sumber daya manusia. Kegiatan yang lakukan oleh Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluh Propinsi Jawa Tengah di Baturaden 8-10 Oktober 2012 merupakan langkah nyata pada pembinaan calon penyuluh swadaya. Kegiatan ini diikuti generasi muda sebanyak 25 orang yang dihadiri dari berbagai daerah.
Sebagai Penyuluh Swadaya Kehutanan saya diberi kesempatan untuk memotivasi pada bidang pemberdayaan PKSM ( Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat).

Kegiatan Diikuti oleh :
1. Defi Setyawati (Jeruklegi Wetan-Cilacap)
2. Utfi Utam (Singasari-Bms)
3. Yuliatun (Sambirata-Bms)
4. Nurul Qomriyah (Singasari-Bms)
5. Tri Listriana (Sokawera-Bms)
6. Veni Dian S (Sokawera-Bms)
7. Indayatul Munawaroh (Sambirata-Bms)
8. Muhammad Rifa'i (Sokawera-Bms)
9. Ahmad Arif (Salem-Brebes )
10.Fendry Slamet N (Argopeni-Ayah-Kebumen)
11.Wisnu Purboyo Aji (Argopeni-Ayah-Kebumen)
12.Eko Setiawan (Demangsari-Kebumen)
13.Casrono (Winduarsi-Selem-Brebes)
14.Mus'ab Faesal Soleh (Ketenger-Bms)
15.Eva Fitriana Nur (Sokawera-Bms)
16.Budi Setiawan (Bulupayung-Patimuan)
17.Mita Anggreyani (Ketenger-Bms)
18.Jacky Kurniawan (Argopeni-Ayah-Kebumen)
19.Anisa Mesisaroh (Bobokan )
20.Aliyatul Machmudah (Singasari-Bms)
21.Primansyah (Salem-Brebes)
22.Sukur Aditiya (Bobokan )
23.Taufik Afandi (Karangdamar-Ayah-Kebumen)
24.Windo Agustiar (Banjaran-Salem-Brebes)
25.Risqi Fatya (Mentasan-Kawunganten-Cilacap)

Pada motivasi yang kami sampaikan cukup mendapat perhatian dari para peserta dan secara umum mereka ingin banyak belajar pada pola pemberdayaan masyarakat yang lebih baik sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Penyelenggara juga merasa senang dengan pembekalan yang diberikan kepada para peserta sebagai generasi penerus penyuluh swadaya masyarakat yang akan langsung berhadapan dengan probleman peningkatan pemberdayaan masyarakat menuju kelestarian alam dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Penyuluh Swadaya merupakan peran serta masyarakat secara pribadi, kelompok yang mempunyai peran pada kegiatan penyuluhan yang tergerak pada peningkatan mutu sumber daya alam dan perubahan sikap perilaku pada kegiatan kehutanan dan pertanian secara luas. Pada acara seperti ini diharapkan akan tumbuh rasa cinta pada alam ini sehingga terwujud kelestarian alam yang simbang.
Peran serta pemerintah kabupaten/kota, propinsi dan nasional harus memberi fasilitas agar kegiatan ini dapat berjalan (UU No.26 Tahun 2006).

Lokakarya Pengembangan Penyululuh Kehutanan

10 Okt

Lokaarya Pengembangan Penyuluh Kehutanan Tingkat Propinsi Jawa Tengah Tahun 2012
dengan tema
“Tingkatkan Peran Penyuluh Kehutanan Dalam Peningkatan Kegiatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat”

Pelaksana Kegiatan
Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluh Propinsi Jawa Tengah
dan
Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan (PUSPITEK)
KEMENTERIAN KEHUTANAN RI
“Gelar Teknologi-Sinergitas Peneliti dan Penyuluh Kehutanan Untuk Peningkatan Kegiatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat”

Semarang 2-4 Oktober 2012

MATERI-MATERI YANG DISAJIKAN :
1. Gelar Teknologi
2. Pemaparan Hasil LITBANG KEHUTANAN
3. Hasil Kayu dan Hasil Bukan Kayu Sebagai Insentif Pengembangan Hutan Rakyat Sengon
4. Penatausahaan Pemasaran Kayu Rakyat
5. Menaksir Volume Pohon Berdiri dengan Pita Volume Budiman
6. Peran Hutan Rakyat dalam Mitigasi Perubahan Iklim Sektor Kehutanan
7. Budidaya dan Teknologi Bioinduksi Produksi Gaharu
8. Budidaya Mambu
9. Teknik Membuat Bibit Bambu Dari Stek Batang dan Analisa Biaya
10. Kebijakan Pengembangan SDM dan Penyuluh Kehutanan
11.Organisasi, Koordinasi dan Tata Hubungan Penyelenggaraan Penyuluhan Kehutanan
12.Materi, Programa dan Dukungan Para Pihak dalam Pengembangan Penyuluhan Kehutanan
13.Kebutuhan Penyluh Kehutanan dalam Kegiatan Pengembangan Kehutanan
14.Perencanaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Penyuluhan Kehutanan
15.Pembiayaan, Sistem Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Penyuluhan Kehutanan
16.Diskusi : Kelembagaan, Penyelenggaraan Penyuluhan, SDM, Sarana Prasarana, Pembiayaan
17.Perumusan dan Rencana Tindak Lanjut.

Panitia Penyelenggara Lokakarya
Ir.Sugeng Riyanto, M.Sc (Kepala SetBakorluh Jateng) Penanggung Jawab
Ir.Sumiyarso, MP (Kabid Pengembangan SDM) Ketua
Drh.Harjuli Hatmono, M.Si (Kabid Kelembagaan) Wakil Ketua
Rochmie Rochiem, SH, MH (Kabag Tata Usaha) Sekretaris
Ir.Eko Pratomo, MM (Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan) Seksi Acara
Mulyono, SE (Staff Keuangan) Seksi Acara
Sumardi, SH (Bend APBN Hut) Seksi Acara
Nuraini F (Staff Pengelola APBN Hut) Seksi Acara
Aldise K ( Staf Keuangan ) Seksi Acara
Sulistyowati, S.Sos (Staff Keuangan) Seksi Acara
Lewi, SP (Staff Penyelenggaraan Penyuluhan) Seksi Acara
Dra.Retnaningdyah, M,Si (Kasubag Umum dan Kepegawaian) Seksi Transportasi
Siwi Ardiani (Staff Umum dan Kepegawaian) Seksi Transportasi
Supriyono, S.Pt (Kasubid Pengembangan Materi dan Kemitraan) Seksi Dekorasi, dokumentasi
Yudi Iswanto, S.Hut (Penyluh) Seksi Dekorasi, dokumentasi
Ir.Nurhayati, M.Si (Kasubid Programa dan Pengembangan Metode) Seksi Perlengkapan
Mugiyana, S,Hut (Penyuluh) Seksi Perlengkapan
Susilo Margono, S.Hut (Penyluh) Konsumsi dan Akomodasi
Titik Nawang P (Staff Penyelenggaraan Penyuluhan) Konsumsi dan Akomodasi

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.