Cabe Jawa (Piper retrofractum)

10 Nov

Banyumas, 10 November 2016

Cabe Jawa (Piper retrofractum)
cabe-jawa

Cabe jawa (Piper retrofractum ) tergolong dala klasifikasi kerajaan plantae, masih dalam suku sirih-sirihan. Cabe Jamu ini ditempat kami dikenal untuk jamu. Cabai Jawa atau Lada Panjang atau Cabai Jamu dan lain-lainnya. Tanaman hampir sama dengan sirih namun daunnya berbentuk bulat telur serta lonjong. Cabe Jawa hidupnya menjalar, melilit, dan juga merambat. Mengenai ketinggian pohon, semua tergantung pada media yang dijalari.
Perkembangbiakan biasanya menggunakan biji serta stek batang sebab tanaman ini akan tumbuh akar pada setiap tunasnya. Belakangan ini tanaman cabe jawa cukup dikenal oleh masyarakat dibuktikan dengan penangkar bibit cabe jawa ini cukup banyak menerima pesanan dari masyarakat luas.

Manfaat Dan Khasiat Cabe Jawa Untuk Kesehatan :
Buah cabe jawa bermanfaat untuk mengatasi rasa lemah (neurasthenia), masuk angin, pencernaan terganggu, batuk, ayan, dan demam. Akarnya bisa digunakan untuk obat kuat dan membersihkan rahim sehabis melahirkan.
Sedangkan daunnya bisa dijadikan obat kumur dan pereda keluhan perut.
Bila dipakai untuk mengatasi sakit, maka buah cabe jawa dimanfaatkan dalam bentuk mentah atau kering yang dicampur dengan bahan lainnya. Semua bahan dicampur, lalu direbus, dan airnya diminum sehari tiga kali.
Ibu-ibu yang baru melahirkan bisa memanfaatkan akar kering cabe jawa untuk dipakai membersihkan rahim. Caranya, akar cabe jawa seberat tiga gram ditumbuk halus, dan diseduh air panas. Air tersebut diminum sehari sekali.

Pada keluhan perut, terutama untuk meredakan kejang perut, daun cabe jawa sebanyak tiga lembar ditumbuk halus dan diseduh dengan segelas air panas. Airnya diminum. Air seduhan ini juga bisa digunakan sebagai obat kumur.

Cabai jawa, cabai jamu, lada panjang, atau cabai saja (Piper retrofractum Vahl. syn. P. longum) adalah kerabat lada dan termasuk dalam suku sirih-sirihan atau Piperaceae. Dikenal pula sebagai cabai solak (Madura) dan cabia (Sulawesi). Tumbuhan asli Indonesia ini populer sebagai tanaman obat pekarangan dan tumbuh pula di hutan-hutan sekunder dataran rendah (hingga 600m di atas permukaan laut).

TULISAN sebagai BIMBINGAN HATI
( Sumber artikel dari berbagai sumber dan pengalaman sekitar )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: