Menanam Pohon Sekitar Bantaran Sungai Serayu Desa Pegalongan Patikraja Banyumas

7 Mar

Pegalongan, 06 Maret 2016
Menanam Pohon Sekitar Bantaran Sungai Serayu Desa Pegalongan Patikraja Banyumas

kegiatan bina lingkungan sungai serayu desa pegalongan patikraja

BERSAMA pada acara Bina Lingkungan dan Menanam Tanaman Konservasi Sempadan Sungai Serayu desa Pegalongan Patikraja Banyumas (3)

BERSAMA pada acara Bina Lingkungan dan Menanam Tanaman Konservasi Sempadan Sungai Serayu desa Pegalongan Patikraja Banyumas (2)

Balai Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas

Alam tanggung jawab kita semua, demikian juga sempadan sungai bagian yang sangat penting untuk dipertahankan agar kerusakan lahan dapat diminimalisir. Seperti halnya sempadan sungai Serayu di desa Pegalongan kecamatan Patikraja kabupaten Banyumas. Kami sebagai bagian dari masyarakat yang tergabung dalam komunitas WONG APA melakukan penanaman beberapa jenis tanaman di pinggir sungai Serayu dengan tanaman Pule, Pucung/Kluwek, dan Salam.

Kegiatan ini dilakukan bersama masyarakat desa Pegalongan yang dihadiri oleh Kepala Desa Pegalongan Bapak Slamet Widodo beserta tokoh masyarakat sekitar dan masyarakat yang mempunyai lahan berbatasan langsung dengan sungai Serayu. Pola yang kami lakukan adalah masyarakat yang mempunyai lahan sekitar sungai diberi tanaman buah dan kayu yang sekaligus mempunyai tanggung jawab menjaga tanaman yang ditanam di pinggir sungai Serayu.

Hal ini mengingat Sungai adalah alur atau wadah air alami dan/atau buatan berupa jaringan pengaliran air beserta air di dalamnya, mulai dari hulu sampai muara, dengan dibatasi kanan dan kiri oleh garis sempadan. (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015).
Batasan sempadan sungai bagi kita semua belum banyak yang memahami atas kewajiban dan tanggung jawab sebagai masyarakat yang berdomisili langsung dengan sungai. Melalui kegiatan ini ada sedikit wawasan kepada kita arti sempadan sungai yang kita harus jaga bersama.

sempadan sungai tidak bertanggul-Permen PUPR 28 Tahun 2015

sempadan sungai bertanggul 3m- Permen PUPR 28 Tahun 2015

sempadan sungai bertanggul 5m - Permen PUPR 28 Tahun 2015

Adapun jenis tanaman yang kami berikan kepada masyarakat desa Pegalongan sbb: TANAMAN KONSERVASIPenyerahan bibit tanaman pada acara Bina Lingkungan dan Konservasi Sempadan Sungai Serayu desa Pegalongan Patikraja Banyumas (8)

Penanaman yang dipandu oleh warga sekitar beserta pemerintah desa dan tokoh masyarakat diharapkan menjadi nilai pembelajaran buat kami sebagai generasi penerus dalam upaya belajar cinta lingkungan.

Bina Lingkungan dan Menanam Tanaman Konservasi Sempadan Sungai Serayu desa Pegalongan Patikraja Kabupaten Banyumas (1)

Disamping berupa bibit tanaman juga dibagikan door prize dari Fourteen Adventure kepada peserta yang berupa:

Fourteen Adventure PurwokertoBandana multifungsi 7 pcs, Kaos 2 pcs, Webbing 2 pcs, Headlamp 1 pcs, Lampu tenda 1 pcs, Emergency blankaet 1 pc

Pada kesempatan ini, Kepala Desa Pegalongan mengucapkan terima kasih kepada peserta kegiatan dengan rasa terharu atas nama masyarakat desa Pegalongan, apa yang dilakukan hari ini menjadi nilai yang tak ternilai. Kondisi penggir sungai Serayu yang saat ini perlu perhatian karena pengikisan yang cukup luas. Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Bapak Kasmidi yang memahami kondisi saat ini dan yang lalu. Melalui kegiatan seperti ini merupakan sentuhan, aksi nyata yang sangat berarti dan memberikan semangat pada masyarakat akan pentingnya lingkungan sekarang dan yang akan datang, yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Dan semoga kegiatan seperti ini menjadi nilai kebaikan kepada semua peserta yang hadir terutama kepada Komunitas WONG APA dalam hal sebagai peran utama pada kegiatan ini.

wong apa
Seperti halnya dengan pemerintah desa Pegalongan, Serayu Traveling ( diwakili oleh Sdr.Gulit ) yang menjadi pelaksana kegiatan merasakan betapa berartinya kegiatan seperti ini yang menjadi nilai pembelajaran yang luar biasa dan semoga bagi anggota yang mengikutinya akan ditularkan di daerah masing-masing.

Saka Kalpataru (BLH Banyumas) dan Saka Wana Bakti menyampaikan hal senada dimana kegiatan seperti ini sangat penting untuk pendidikan anggota pramuka dan generasi muda untuk terus mencintai lingkungan, baik konservasi lahan atau pengendalian dampak dari sampah serta pemanfaatannya. Untuk hal itulah kelak pembelajaran nyata secara berkesinambungan diperlukan kolaborasi terus menerus sampai dengan terasa manfaatnya bagi peserta ataupun masyarakat. Aksi seperti inilah yang menjadi contoh nyata, melalui keswadayaan dari Komunitas WONG APA yang benar-benar langsung rasakan oleh masyarakat atau adik adik pramuka yang mengikuti kegiatan ini.

Peserta yang hadir saat ini sekitar 100 peserta dari masyarakat, pramuka, komunitas dan simpatisan yang merasa terpanggil untuk hadir dan mengikuti jalannya kegiatan ini, dan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Alasan yang mendasar kegiatan ini dilakukan adalah pengikisan di sempadan sungai Serayu di desa Pegalongan telah lama dirasakan oleh warga sekitar, hal ini disampaikan oleh tokoh masyarakat yang selama ini mengamati dan mengetahui kondisi pinggir sungai Serayu yaitu bapak Kasmidi. Pada saat itu beliau mengharapkan adanya penanganan pinggir sungai dengan bronjong di sepanjang aliran sungai di wilayahnya yang sekaligus pembinaan agar wilayah ini menjadi wilayah pinggir sungai yang ramah lingkungan, kondisi lestari sebagai bagian dari upaya menjaga warisan generasi kita.

Upaya yang dilakukan masyarakat dengan menanam beberapa jenis tanaman yang dapat menahan laju pengikisan, bahkan beberapa waktu sebelumnya salah seorang warga desa Pegalongan yang mempunyai kepedulian lingkungan membantu tanaman aren ditanam dipinggir sungai.

Kami sebagai bagian dari masyakarat yang belum banyak berbuat, belum mengerti arti sebuah kegiatan yang benar-benar mempunyai nilai positif bagi semuanya mohon maaf apabila apa yang dilakukan belum dapat diterima oleh semua pihak. Niat baik belum selamanya baik, tetapi berusaha untuk baik kami mencoba dan berusaha membuktikan dahulu berupa kegiatan seperti ini. Kalaupun banyak kekurangan itu semua proses pembelajaran bersama yang harus saling mengingatkan, saling memberi masukan, saling menutupi segala kekurangan. Bersama Untuk Bumi Pertiwi Yang Makin Lestari Untuk Kita.

Foto sebelum dilakukan kegiatan terlebih dahulu cek lokasi bersama masyarakat dan pemerintah desa.

Bina Lingkungan dan Menanam Tanaman Konservasi Sempadan Sungai Serayu desa Pegalongan Patikraja Banyumas (BERITA SUARA MERDEKA 22 MARET 2016)BERITA SUARA MERDEKA 22 MARET 2016 (B)Bina Lingkungan dan Menanam Tanaman Konservasi Sempadan Sungai Serayu desa Pegalongan Patikraja Banyumas ( BERITA SUARA MERDEKA 22 MARET 2016 )

TERIMA KASIH SEMUA TEMAN-TEMAN YANG TELAH MENSUKSESKAN KEGIATAN INI.
Terutama SERAYU TRAVELING ( yang telah termotivasi bersama kami sebagai pelaksana )
KPH Banyumas Timur beserta Saka Wana Bakti Banyumas
BLH Banyumas beserta Saka Kalpataru Banyumas
Pramuka SMAN 5 Purwokerto
Fourteen Adventure
Impaksi UNSOED
OCC Purwokerto
Juga teman-teman yang lainnya yang telah berpartisipasi langsung mengikuti kegiatan ini yang cukup banyak tidak dapat kami sebut satu per satu. Niat baik anda tidak akan hilang karena tidak disebut dalam tulisan ini. TERIMA KASIH.

(dokumen ini sebagai bimbingan hati kami bagi generasi penerus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: