Wirausaha Tani Konservasi Alam

6 Feb

Baseh, 05 Februari 2016

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (2)

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (4)

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (5)

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (3)

Perubahan berawal dari sikap pribadi yang mau secara berkesinambungan belajar, belajar, belajar, dan membuktikan ilmu yang didapat dari proses pembelajaran dengan aksi nyata. Dengan aksi nyata akan mendapatan hasil pembelajaran yang benar-benar menjadi nilai pengalaman yang luar biasa yang akan mengubah sikap. Sikap yang dari proses penerimaan teori, pembelajaran nyata, hasil aksi nyata dan evaluasi pengalaman dari yang dilakukan.

VISI Kelompok Tani Gunung Slamet Hijau :

Turut Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam
Untuk Kemakmuran Masyarakat Sebagai Upaya Menuju Kemandirian Bangsa Indonesia

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (19)

Generasi muda yang sering dikategorikan usia rentan dengan perubahan dan diimbangi dengan berbagi pengalaman dari para generasi sebelumnya yang mampu menyumbangkan perubahan kebaikan atau telah membuktikan pengalamannya diharapkan akan menjadi pengalaman penting dalam pembentukan karakter harapan bangsa.

Melalui kegiatan Program Wirausaha Tani Konservasi Alam berupa penanaman padi bagi pemuda di desa Baseh kecamatan Kedungbanteng kabupaten Banyumas, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani Gunung Slamet Hijau. Dalam kegiatan ini diharapkan kelak akan menumbuhkan jiwa yang mau dan mampu untuk turut serta pada pembangunan di desanya. Proses yang dilakukan dengan menanam padi methode hazton ini yang didukung oleh Bank Indonesia.

VISI

visi Gunung Slamet Hijauwirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (12)

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (7)

Tahapan demi tahapan dilakukan sejak sosialisasi dan proses pengolahan lahan hingga saat ini dilakukan pemindahan benih padi sebagai bagian dari urutan proses bercocok tanam.
Kami sebagai bagian dari masyarakat yang secara berkesinambungan berusaha mencoba berbuat dalam memberikan contoh nyata, berupa terapan yang diharapkan memberikan ketrampilan, pengalaman, pengetahuan dalam pengolahan lahan sawah yang selama ini masih terpaku pada pengetahuan yang didapat turun temurun yang secara jelas dan nyata perubahan iklim, lingkungan, dan kondisi lahan. Dukungan pertanian yang mendukung konservasi alam bukan sekedar bahasa yang tertulis dalam sebuah program, namun secara dampak luas diharapkan akan mampu menambah nilai ekonomi dalam usaha pertanian khususnya pengolahan lahan padi, jagung dan kedelai (PAJALE).

KONSERVASI ALAM yang harus didukung dan dilakukan, karena kalau alam tidak mendukung atau kondisinya kurang memungkinkan tentunya pertanian sangat terganggu terutama ketersediaan air, pencemaran, dan dampak lain yang timbul akibat kondisi alam sekitar karena ulang manusia. Petani harus berusaha dan didorong untuk mengerti konservasi alam terutama pada kondisi lahan itu sendiri yang sudah saatnya dilakukan perbaikan unsur hara karena selama ini telah banyak diberikan nutrisi pupuk yang kurang ramah lingkungan.

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (11)

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (17)

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau Desa Baseh Kedungbanteng Banyumas (13)

Dengan pendidikan langsung pada generasi muda ini kedepan serapan ilmu pengetahuan yang didapat pada metode pengolahan lahan sawah akan dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada saudara tani yang lainnya. Hal ini kondisi generasi muda yang masih segar dalam ingatan dan merekalah yang akan meneruskan warisan lahan pertanian dan tentunya merekalah yang akan terkena dampak akibat dalam pengelolaan lahan tersebut. Untuk itulah bersama untuk memulai agar kondisi lahan pertanian berangsur akan lebih baik menuju kesejahteraan petani, kemandirian petani dalam pembangunan pertanian dimulai dari desanya.

Upaya ini kami bersama masyarakat mengucapkan kepada pihak Bank Indonesia yang telah memberikan berbagai keperluan, pengetahuan terutama Bapak Kepala Perwakilan Bank Indonesia beserta jajarannya yang telah terlibat dalam program wirausaha tani konservasi alam ini. Pemerintah desa Baseh, rekan rekan GenBI, rekan-rekan Komunitas Wong Apa Banyumas, dan semua yang telah bersama melakukan aksi nyata ini.

wirausaha tani konservasi alam Gunung Slamet Hijau desa Baseh Kedungbanteng Banyumas

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pemuda Desa Baseh Nandur PariPemuda Baseh Nandur Pari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: