Diksar Dasar Calon Anggota Saka Wana Bakti Angkatan XXXI Kwartir Cabang Banyumas

11 Jan

Purwokerto, 09 Januari 2016

Diksar Dasar Calon Anggota Saka Wana Bakti Angkatan XXXI Kwartir Cabang Banyumas

Diksar Saka Wana Bakti Angkatan XXXI Cabang Banyumas 2016

Pramuka Saka Wanabakti merupakan bagian kepanduan yang mempunyai ciri identitas pada nilai-nilai kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Pramuka Saka Wana Bakti Kwartir Cabang XI-02 Banyumas (2)

Pramuka Saka Wana Bakti Kwartir Cabang XI-02 Banyumas (1)

Pramuka Saka Wana Bakti Kwartir Cabang XI-02 Banyumas (3)

Saka Wanabakti sebagai wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup. Saka Wana Bakti agar dapat membantu membina dan mengembangkan kegiatan pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup, dan berguna bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega sebagai baktinya terhadap pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.

TEMA :
Menciptakan Rimbawan Yang Tangguh, Berbudi Pekerti Luhur dan Visioner

Pada kegiatan ini saya diberi waktu jam ( 21.30-23.00 WIB ) untuk memberikan rasa cinta teradap tanah air dalam upaya peningkatan mutu sumber daya hutan dengan aksi nyata dimulai lingkungan terkecil di sekitar kita. Belajar dalam pembuatan persemaian, menanam dan melestarikan/memelihara kelestarian alam.

Peserta memahami arti dan fungsi kelestarian alam sebagai bagian dari kebutuhan hidup kita dan sekitarnya. Keanekaragaman hayati dengan diawali dari aktifitas nyata oleh pramuka saka wana bakti sebagai tauladan terhadap sekitarnya. Pendidikan karakter di kepramukaan akan menciptakan jiwa mandiri dan lebih bermanfaat bagi sekitar. Pramuka Saka Wana Bakti harus berani mimpi indah dan terus belajar mewujudkan nilai-nilai luhur untuk kebaikan alam seisinya.

Cukup banyak yang bias kita lakukan apabila mau dan mampu untuk menterjemahkan krida saka wana bakti yang ada di bawah ini. Mampu dan mau mengaplikasikan pada kehidupan nyata sebagai dari bimbingan hati yang tentunya akan banyak berdampak pada kehidupan di sekitar kita.

Sanggar Pramuka Saka Wana Bakti Kwartir Cabang XI-02 Banyumas 1c

Krida Saka Wanabakti
• Krida Tata Wana
• Krida Reksa Wana
• Krida Bina Wana
• Krida Guna Wana.

Keanggotaan dan Syarat Menjadi Anggota Saka Wanabakti
Anggota Saka Wanabakti adalah :
• Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
• Pembina Pramuka sebagai Pamong Saka dan instruktur tetap
• Pemuda calon anggota Gerakan Pramuka yang berusia 16-25 tahun.

Syarat Menjadi Anggota Saka Wanabakti :

  • Membuat pernyataan tertulis secara sukarela untuk menjadi anggota Saka Wanabakti.
  • Untuk calon anggota Gerakan Pramuka dan Pramuka Penegak serta Pramuka Pandega, mendapat izin tertulis dari orang tua/wali, pembina Satuan dan Pembina Gugusdepan.
  • Untuk Pamong Saka mendapat persetujuan dari Pembina Gugusdepannya dan telah mengikuti Kursus Pembina Pramuka tingkat Dasar.
  • Instruktur tetap memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan di bidang Saka Wanabakti.
  • Pamong Saka dan Instruktur tetap, diangkat oleh Kwartir Cabang.
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Sanggup mentaati semua peraturan yang berlaku.

Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
• Krida Tata Wana
• Krida Reksa Wana
• Krida Bina Wana
• Krida Guna Wana.

Krida Tata Wana, terdiri atas 3 (tiga) SKK :
1. SKK Perisalah Hutan
2. SKK Pengukuran dan Pemetaan Hutan
3. SKK Penginderaan Jauh.’
Krida Reksa Wana, terdiri atas 13 (tiga belas) SKK :
1. SKK Keragaman Hayati
2. SKK Konservasi Kawasan
3. SKK Perlindungan Hutan
4. SKK Konservasi Jenis Satwa
5. SKK Konservasi Jenis Tumbuhan
6. SKK Pemanduan
7. SKK Penulusuran Gua
8. SKK Pendakian
9. SKK Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
10. SKK Pengamatan Satwa
11. SKK Penangkaran Satwa
12. SKK Pengendalian Perburuan
13. SKK Pembudidayaan Tumbuhan.

Krida Bina Wana, mempunyai 7 (tujuh) SKK :
1. SKK Konservasi Tanah dan Air
2. SKK Perbenihan
3. SKK Pembibitan
4. Penanaman dan Pemeliharaan
5. SKK Perlebahan
6. SKK Budidaya Jamur
7. SKK Persuteraan Alam.

Krida Guna Wana, mempunyai 6 (enam) SKK :
1. SKK Pengenalan Jenis Pohon
2. SKK Pencacahan Pohon
3. SKK Pengukuran Kayu
4. SKK Kerajinan Hutan Kayu
5. SKK Pengolahan Hasil Hutan
6. SKK Penyulingan Minyak Astiri.

Hasil yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan Saka Wanabakti adalah agar para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega :

  1. Memiliki rasa cinta dan tanggungjawab terhadap hutan dengan segala isi dan kekayaan yang terkandung didalamnya, serta kesadaran untuk memelihara dan melestarikannya.
  2. Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan di bidang kehutanan yang dapat mengembangkan pribadinya.
  3. Memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi segala tantangan hidup dalam hutan dengan tetap memperhatikan keamanan dan kelestarian hidup.
  4. Memiliki disiplin dan tanggungjawab yang lebih mantap untuk memelihara kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
  5. mampu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Saka Wanabakti secara positif, berdaya guna dan tepat guna, sesuai dengan bakat dan minatnya sehingga berguna bagi pribadinya, masyarakat bangsa dan negara.
  6. mampu menyebarluaskan pengetahuan, keterampilan dan kecakapannya kepada Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang serta anggota lainnya.

Sumber :

Dokumen foto sendiri dan sumber lain, artikel tulisan sendiri dan berbagai sumber. (terima kasih kepada semua pihak yang tidak bisa kami sebut satu per satu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: