Masyarakat Mukti Hutan Lestari

25 Nov

Banyumas, 24 Nopember 2015

Masyarakat Sejahtera Hutan Lestari

menanam pinus bareng KPH Perhutani Banyumas Timur

Perjalanan yang terkadang merasa lelah tetapi kaya hikmah cukup sulit untuk dijalankan dalam kehidupan ini. Rasa lelah dan cape belum lagi diikuti berbagai problem kehidupan yang secara nyata menjadi bumbu dalam hidup baik dalam rumah tangga ataupun dalam bermasyarakat. Ketika kebijakan yang ada belum dapat diterima oleh sebagian masyarakat atau bahkan kurang pas diterapkan tentunya akan mendapatkan perlawanan atau ketidaksetujuan sekalipun hanya bersifat ucapan (karena kurang informasi).

KKPH Banyumas Timur Bapak Wawan dalam tulisannya di akun FBnya tgl.24 November 2015 ”

Trm ksh MasKusno Kus yg bersedia meluangkan waktu menanam bersama kawan2 Perhutani dan masyarakat sekitar hutan ptk 69b RPH Pengadegan BKPH Jatilawang. Bahkan menyempatkan memberikan penyuluhan ke masyarakat akan arti pentingnya kelestarian hutan“. Dan semoga menjadi kebaikan kita semua. Aamiin.

penyuluh swasta dan penyuluh swadaya

pemanfaatan lahan sebelum tanaman pinus besar

Informasi dan pemahaman harus terus dilakukan agar apa yang menjadi kebijakan cepat dipahami atau koreksi apabila kurang tepat pada penerapan di masyarakat. Sumber daya manusia yang sudah cukup banyak terdidik dan terlatih trampil dalam dunia pendidikan sangat banyak di bangsa kita tercinta ini. Ketika ilmu yang telah diperoleh dan mereka berlomba lomba membagikan kepada semua lapisan masyarakat dalam upaya pencapaian kesejahteraan kemakmuran negeri ini pasti cepat tercapai.

Pemanfaatan lahan yang digunakan untuk menanam tanaman pinus di lahan Perhutani bersama masyarakat sekitar hutan petak 69b RPH Pengadegan BKPH Jatilawang KPH Banyumas Timur dan petak Integrated Farming system kerjasama PHT, Pemprov Jateng dan UGM dilaksanakan di ptk 64a RPH Pengadegan, BKPH Jatilawang dg luasan 44 Ha untuk menanam padi inpago 5. Jenis padi ini masa panen yang lalu telah menghasilkan padi 5,4 ton / ha yang juga dilakukan di lahan perhutani dan panen dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah. Hasil panen ini sepenuhnya untuk petani yang menggarap dan bukti untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat desa hutan. “MASYARAKAT SEJAHTERA HUTAN LESTARI”. Hal inilah yang sebenarnya menjadikan lingkungan akan lestari dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat dulu yang demikian secara efek positif hutan terjaga kelestariannya.

menanam pinus dan salam sbg tanaman sela

Semoga langkah Integrated Farming system ini disamping mensejahterakan masyarakat juga mensukseskan program swasembada PAJALE (PAdi JAgung kedeLE)
Saya sebagai penyuluh swadaya hanya bisa sedikit berbuat untuk bersama masyarakat membangun sikap kembali kepada kearifan local, memberikan sedikit informasi tentang apa yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya petani, bersama belajar, bersama berbagi, bersama turut sumbangsih kepada bumi pertiwi tercinta ini yang kelak akan dapat dinikmatinya alam indah, asri, nyaman, damai oleh generasi penerus kita.

pemanfaatan lahan dengan padi gogo dan jagung sebelum tanaman pinus besar

pemanfaatan lahan dengan padi gogo dan pisang sebelum tanaman pinus besar

pemanfaatan lahan dengan padi gogo sebelum tanaman pinus besar

Tulisan ini sebagai dokumen kegiatan kami sebagai bimbingan hati dalam perjalanan hidup bersama masyarakat, dan semoga bermanfaat. Segala kekurangan yang kami sampaikan merupakan bagian kelebihan pembaca. Saran dan bimbingan senantiasa selalu kami harapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: