Tradisi “NGANTHONG PETE”

4 Agu

Banyumas, 4 Agustus 2015

NGANTHONG PETE

nganthong pete di desa baseh kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas (3)

Mengingatkan saat kecil kami suka melihat para juragan pete memetik pete di kebun masyarakat. Kami pun tertib memperhatikan pemetik pete yang sangat cekatan memetik pete di ujung ranting/dahan pete dengan sebilah gantar (bampu kecil yang diujungnya dilingkari tali dan peso).

nganthong pete di desa baseh kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas (7)

nganthong pete di desa baseh kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas (1)

Setelah pete yang dipetik cukup banyak, pete pete itu dinaikan ke tambang/tali yang dibawah ujung tali dipegang satu orang lagi dan sampailah. Hal ini juga menjadi tontonan anak-anak waktu itu. Hal ini terus terjadi dan dilakukan serta budaya / tradisi NGANTHONG PETE ini karena dialek atau mudahnya di desaku sering menyebut nganthong,  ( Nyantong ).  Nilai baiknya masyarakat yang melihat tertib untuk menunggu dibagi pete-pete yang diutamakan pete yang kurang berkualitas ( tetapi bukannya tidak memberikan pete yang baik ). Ini tidak menjadi masalah bagi masyarakat yang menyaksikan itu. Mereka tetap seneng dan turut menikmati bau sedapnyaj pete.

nganthong pete di desa baseh kecamatan kedungbanteng kabupaten banyumas (11)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ada nilai berbagi dan tertib pada sikap perilaku masyarakat yang menjadi nilai baiknya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: