Batu Akik Desa Binangun Kecamatan Banyumas

5 Mei

Binangun, 05 Mei 2015

akik binangun banyumas (6)Batu Akik Binangun

akik binangun banyumas (9)Koleksi Batu Akik Asli Binangun

Ditemani Pak Barjo (Kadus) dan anakku menelusuri jalan yang masih tanah dan licin menuju area yang telah diambil batu akik di desa Binangu. Munculnya kekayaan alam berupa batu akik yang sekarang menjadi salah satu bagian dari aktifitas masyarakat yang sekaligus juga telah menambah ekonomi sebagian masyarakat.

jalan licin desa  binangun banyumas(4)Jalan Tanah Yang Licin Menuju Lokasi

jalan licin desa  binangun banyumas(6)

Di berbagai daerah di tanah air kita hamper tiap daerah memiliki kekayaan berupa batu akik dengan jenis yang berbeda.
Di kabupaten Banyumas tepatnya di desa Binangun kecamatan Banyumas kabupaten Banyumas juga memiliki batu akik yang telah dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat. Sebenarnya batu akik Binangun ini telah lama dimanfaatkan oleh beberapa masyarakat sejak 1995 bahkan telah dipasarkan ke daerah lain. Menurut pak Dariman yang memiliki beberapa koleksi batu akik asli Binangun ini menuturkan, bahwa adanya fenomena batu akik beberapa waktu terakhir ini sedikit banyak cukup bermanfaat karena beberapa tetangga telah menjadi bagian dari yang terlibat menikmati hasil alam berupa batu akik. Ada yang mencari di lokasi kebun sendiri, ada yang bekerja membuat kerajinan batu akik juga ada yang memasarkannya tetapi masih berupa batu belum diolah (mentah).

Setelah melihat langsung kondisi lahan yang diambil batunya ternyata tidak ada kerusakan karena batu yang digali kurang lebih 1(satu) meter dan setelah diambil lahan diurug kembali.

lahan akik di desa binangun banyumasKondisi Lahan Yang Telah Diambil Tetap Baik

Hal ini dapat dinilai kesadaran masyarakat telah mengerti tindakan dalam penggalian batu akik. Dan perlu diketahui hanya ada beberapa tempat saja yang ada batu akik yang dicari.
Perjalanan saya ke desa Binangun, setelah mendengar adanya aktifitas pengambilan batu akik di lahan masyarakat, saya langsung menghubungi pemerintah desa Binangun yaitu Kadus (pak Barjo dan pak Paidi) yang intinya untuk memantau dan memberikan arahan agar aktifitas warganya untuk tetap memperhatikan dampak dari kegiatan batu akik. Jangan sampai ada kerusakan lahan apalagi berdampak pada keselamatan warganya.
Setelah saya klatifikasi ternyata pesan yang saya sampaikan itu telah sampai kepada warganya yang menggali batu akik di wilayahnya.

akik binangun banyumas (3)Pak Barjo (Kadus) sedang memperhatikan batu Akik di wilayahnya

akik binangun banyumas (19)Anak-anak yang telah menemukan batu akik di pekarangannya dan dibeli seharga 100ribu rupiah oleh Pak Dariman.

Jadi saya sendiri belum ada kekawatiran kondisi lahan rusak akibat pengambilan batu akik di desa Binangun kecamatan Banyumas ini. Dan justru berbalik adanya keluhan kurangnya alat untuk memotong batu akik dan membuatnya. Kiranya ada pihak-pihak yang perhatian untuk membantu peralatan itu atau instansi terkait untuk membina agar pengrajin batu akik mampu bersaing dan dapat meningkatkan nilai jual lebih baik. Karena dengan adanya kekayaan alam ini yang jelas akan meningkatkan pendapatan masyarakat juga mengangkat nama daerah karena ada produk local yang dapat dipasarkan.

Dengan jalan licin karena hujan kamipun pulang malam, hampir terpeleset roda motor menelusuri jalan tanah licin gelap tanpa lampu akhirnya sampai dijalan aspal dengan selamat. Terima kasih pak Barjo dan pak Dariman yang telah menerima kami dengan banyak cerita tetang batu akik juga memberi kenangan cincin batu akik asli dari Binangun.

akik binangun banyumas (17)kenang kenangan batu akik Binangun dari pak Dariman

jalan licin desa  binangun banyumas(2)Jalan setapat licin yang kulalui dari pak rumah pak Dariman

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kondisi alam tetap lestari menjadi nilai berharga bagi kita semua, sebagai pengemban amanah dari anak cucu kita agar kita menjaganya.

suara merdeka 28 april 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: