Batu Akik dan Lingkungan

24 Apr

Banyumas, 24 April 2015

batu akik (1)

Fenomena Batu Akik

Bumi tempat berpijak mahlukNya yang diberi kenikmatan dari alam ini…
Kenikmatan yang tersedia dari yang terlihat atau yang tidak nampak oleh kita…
Kemampuan mengambil hikmah dari karuniaNya terkadang kita belum bisa mensyukuri dengan merusak kondisi alam. Padahal kita sebagai umat manusia semestinya harus menjaga, agar kelestarian alam terus berlanjut dinikmati oleh anak cucu kita.

Berbagai kekayaan alam yang terkandung didalam bumi ini, disekitar kita, bahkan diluar angkasa yang belum terjamah oleh manusia. Bumi yang luas ini terdiri dari gunung dan lautan yang sangat luas tak mungkin kita menjamah atau mengambil potensi yang dimiliki. Didalam bumi ini berbagai mineral dan batuan yang mengandung nilai ekonomi tinggi cukup melimpah, namun apabila pegangan kearifan akan cinta lingkungan tidak diperhatikan tentunya kerugian akan menjadi beban kita dengan berbagai akibat dampak lingkungan.

Fenomena batu akik yang cukup menggetarkan bumi pertiwi ini yang berdampak pada perekonomian yang tidak sedikit tentunya patut diakui oleh kita semua. Salah satu kekayaan alam yang diberikan oleh Yang Maha Pencipta itu patut disyukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Perlu diperhatikan dengan syukur kita berupa sikap dan tindakan dalam pengambilan batu mulia ini dengan arif dan bijak, diantaranya :

  1. Memperhatikan kondisi lahan yang diambil batu alam agar jangan sampai merusak (meminimalisir kerusakan). Apabila lahan pertanian, perkebunan, kehutanan, daerah aliran sungai, atau lain lain UNTUK DITINDAKLANJUTI DENGAN KONSERVASI/REKLAMASI KEMBALI OLEH PELAKU PENGAMBIL BATU AKIK TERSEBUT. Penggalian yang bisa mencapai puluhan meter itu tentunya akan mengangkat tanah dan tanah yang telah terangkat dapat terbawa aliran air apabila hujan. Lubang tanah yang digali akan berdampak longsor/amblas yang akan membahayakan manusia.
  2. Memperhatikan dampak akibatnya seperti pengambilan di sungai/kali jangan sampai dampak kerusakan aliran sungai, sepadan sungai menjadi tidak berfungi sebagaimana mestinya. Hal ini tentunya akan merugikan kita semua dan ekosistem yang ada.

Untuk hal ini, pemerintah setempat dalam hal ini minimal pemerintah desa turut mengawasi, memberikan pembinaan/arahan adanya aktifitas masyarakatnya untuk tetap memperhatikan keamanan baik lahan yang digali/diambil atau keamanan warganya jangan sampai menimbulkan bencana. Instansi terkait lebih pro aktif dalam pengawasan adanya aktifitas masyarakat dengan memberikan bimbingan dampak dan akibatnya juga bimbingan untuk dapat mengoptimalkan nilai ekonomi batu akik sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi dan dampak lingkungan.

Jenis Batu Akik :
1. Batu Akik Kalsedon
2. Batu Akik Kalimaya
3. Batu Akik Safir
4. Batu Akik Topaz
5. Batu Akik Zamrud
6. Batu Akik Bacan
7. Batu Akik Ruby
8. Batu Akik Kecubung (Amethyst)
9. Batu Akik Giok
10. Batu Akik Lavender
11. Batu Akik Klawing
12. Dan dibeberapa daerah mempunyai nama sesuai daerahnya

Akik yang telah menyumbangkan dalam perekonomian sebagian masyarakat kita….
Akik yang telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi para pengrajin akik…
Akik yang telah membawa nama daerah lebih dikenal….

Wujudkan Akik sebagai nilai ekonomi dengan memperhatikan Cinta Lingkungan…
Anak cucu kita juga mempunyai hak menikmati dan mengerti batu akik….
Jangan diambil semua kekayaan alam ini….kalau kita menginginkan anak cucu kita bahagia..

suara inyong SUARA MERDEKA 24 april 2015

(BIMBINGAN HATI)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: